Brand Kota Santri Harus Terus Terjaga

Wajo – Sosialisasi pancasila tidak hanya ke masyarkat umum tapi Andi Akmal Pasluddin kali ini mengadakan di sebuah pesantren di kabupaten Wajo. Kata Akmal, wajo yang terkenal dengan predikat kota santri harus terus terjaga. “Brand kota santri harus terus terjaga, jangan sampai identitas itu hilang dan tidak melekat lagi kepada kabupten wajo utamanya kota sengkang”.

“Kita patut berbangga bahwa ditengah modernitas dan persaingan dunia pendidikan yang menjanjikan banyak kurikulum, bahwa kota sengkang dengan as’adiyahnya masih eksis sebagai pesantren yang mencetak banyak kader-kader ulama dan pemuka agama, ini harus terus dijaga dan saya mengajak kepada seluruh warga untuk memasukkan anaknya belajar agama di pesantren, apalagi di as’adiyah ini yang memiliki banyak ulama dan kiyai yang kharismatik dikenal hingga ke arab saudi” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi empat pilar ini menghadirkan banyak santri dan para tenaga pengajar dari beberapa pondok pesantren di wilayah kabupaten wajo. Mereka sangat antusis karena ini merupakan hal yang langka, jarang-jarang ada anggota dewan masuk ke pesantren untuk melaksakan acara. “Kalau menjelang pemilu pasti banyakmi karena sudah ada niatan yang lain. Tapi pak andi akmal walau pemilu masih jauh masih menyematkan hadir di pesantren kami walau dengan kondisi yang sederhana dan tidak terlalu mewah”, kata seorang santri.

Comments

comments